Seperti halnya orang dewasa, anak-anak senang membaca dan bersenang-senang, terutama karena itu biasanya merupakan bentuk kontak dengan teman sebayanya atau orang dewasa yang dekat, dan itu menjadi waktu sosialisasi bagi mereka.

Di sisi lain, cerita meningkatkan imajinasi dan kreativitas anak-anak, karena mereka menceritakan serangkaian cerita yang memungkinkan mereka untuk memperluas cakrawala mental mereka dan belajar bermain dengan fantasi mereka sendiri. Selain itu, cerita-cerita tersebut juga menggambarkan peristiwa kehidupan nyata yang memberikan pengetahuan yang lebih akurat tentang lingkungan mereka dan menunjukkan serangkaian pola aksi dalam berbagai situasi, yang membantu perkembangan kepribadian anak-anak.

Pada tingkat perkembangan bahasa, membaca sangat berguna bagi anak-anak, karena memungkinkan mereka untuk memperluas kosa kata mereka dan memperoleh struktur tata bahasa. Sejauh menyangkut tulisan, berkat cerita mereka menghargai dua sifat yang diperlukan untuk belajar menulis: linearitas dan directionality.

Kisah-kisah itu, sebagai suksesi tindakan, memudahkan anak untuk memperkuat tugas mereka penataan spatio-temporal karena ia belajar, melalui orang ketiga yang sering diidentifikasi (protagonis), bahwa jalannya kegiatan memiliki logika berurutan.

Memori adalah salah satu aspek yang dikerjakan dengan membaca dan mungkin tidak diperhatikan oleh orang dewasa, yang mungkin tampak relatif tidak signifikan. Namun, kemampuan untuk mengingat karakter dan cerita yang berbeda menyebabkan kemajuan yang signifikan dalam ingatan anak-anak, ketika mereka mulai membuat kenangan pertama mereka.

Rapunzel - Kartun Anak Cerita2 Dongeng Anak Bahasa Indonesia - Cerita Untuk Anak Anak (Oktober 2019).