Virus Epstein-Barr (EBV) yang menyebabkan infeksi mononukleosis dapat diisolasi di laboratorium dari air liur, darah tepi atau jaringan limfoid. Kehadiran Limfosit T atipikal (Limfosit Downey) lebih dari 10% juga menguatkan diagnosis.

Studi serologis dilakukan untuk menunjukkan keberadaan antibodi heterofil, seperti Tes Paul Bunnell-Davidson, untuk mendiagnosis mononukleosis infeksius.

Teknik lain yang lebih baru untuk menunjukkan keberadaan antibodi ini adalah Tes Mono (Hoff-Bauer). Tes-tes ini membantu membedakan mononukleosis dari penyakit lain yang mungkin memiliki gejala yang serupa, seperti yang disebabkan oleh sitomegalovirus, virus hepatitis atau AIDS, toxoplama gondii, obat-obatan tertentu, dll.

Mumps - symptoms, diagnosis, treatment, pathology (Oktober 2019).